Sejarah Desa

Pada zaman dahulu kala, masa dimana manusia belum mendokumentasikan sebuah kejadian, tersebutlah seorang pengembara bernama Kyai Suro Joko Puring ( Kyai adalah sebutan untuk orang yang di tuakan ). Tentang asal muasal dari tokoh tersebut memang tidak tersebut dalam sejarah maupun dongeng. Hanya diketahui bahwa Suro Joko Puring adalah paman dari tokoh Legendaris “ Angling Darma”. Walaupun Kyai Suro Joko Puring adalah paman dari Angling Darma, tapi dalam kenyataanya mereka justru saling bermusuhan. Dan tentang sebab musabab permusuhan merekapun tidak tersebut dalam sejarah maupun dongeng.

Alkisah, di suatu hari terjadilah pertempuran yang seru antara Kyai Suro Joko Puring melawan Angling Darma. Dalam pertempuran itu Angling Darma merasa terdesak. Untuk menghadapi   desakan Kyai Suro Joko Puring, Angling darma mengerahkan segala kesaktiannya. Iapun mengangkat sebuah bukit dan diletakkannya sebagai benteng pertahanan.

Dalam kelanjutannya, Kyai Suro Joko Puring tidak mampu menembus pertahanan Angling Darma. Iapun mundur dan menetap di daerah sebelah utara dari bukit pertahanan Angling Darma. Di sana   Ia membangun sebuah perkampungan yang dalam perkembangannya kemudian di sebut dengan nama “ Kayupuring”, artinya tempat tinggal Kyai Suro Joko Puring.

Pada akhirnya Kyai Suro Joko Puring dan Angling Darma berdamai dan mengakui masing – masing wilayah teritorialnya. Angling Darma menetap di daerah asalnya, yaitu di sebelah selatan dari bukit pertahanannya yang di kenal dengan nama “Derma”, yaitu tempat tinggal Angling Darma ( dalam perkembangannya daerah Derma berubah nama menjadi Kasimpar) Sedangkan daerah tempat dimana Angling Darma mengangkat bukit, terkenal dengan nama “ Sitipis “, artinya daerah yang menjadi tipis karena bukit yang menutupinya diangkat. Dan setelah perdamaian itu, tidak ada cerita yang menyebutkan tentang pertarungan mereka kembali. Dan bukit pertahanan Angling Darma sampai saat ini menjadi batas wilayah antara Desa Kayupuring dengan Desa Kasimpar.

Uraian tersebut merupakan legenda ataupun dongeng tentang terjadinya Desa Kayupuring. Berikut ini adalah sejarah tentang pembangunan-pembangunan di Desa Kayupuring. Untuk memaparkan sejarah Desa Kayupuring, Tim Perumus agak kesulitan untuk mencari sumber informasi yang dapat di pertanggungjawabkan kebenarannya yaitu pada masa – masa sebelum   Indonesia merdeka. Ini di karenakan belum adanya dokumen – dokumen peristiwa masa lalu baik berupa prasasti maupun tulisan – tulisan lain. Dan untuk menguak sejarah pembangunan desa Kayupuring Tim Perumus melakukan wawancara kepada beberapa orang sebagai pelaku sejarah masa lalu.